Logo

Desa Padangloang Alau

Kabupaten Sidenreng Rappang

Home

Profil Desa

Infografis

Listing

IDM

Berita

Belanja

PPID

Eco Joiner: Eco Brick dari Tutup Botol Plastik untuk Mengurangi Limbah Plastik

Eco Joiner: Eco Brick dari Tutup Botol Plastik untuk Mengurangi Limbah Plastik

Invalid Date

Ditulis oleh M. DAIS LABANCI, S.PD

Dilihat 73 kali

Eco Joiner: Eco Brick dari Tutup Botol Plastik untuk Mengurangi Limbah Plastik

Padangloang Alau, 28 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja kelompok bertajuk "Eco Brick: Dari Tutup Botol Plastik untuk Mengurangi Limbah Plastik" di SDN 3 Lancirang, Desa Padangloang Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Kegiatan ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik sejak usia dini melalui pemanfaatan tutup botol plastik menjadi eco brick yang memiliki nilai guna.

Permasalahan sampah plastik masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah, termasuk di lingkungan sekolah. Tutup botol plastik yang sering dianggap sebagai sampah ternyata dapat dimanfaatkan menjadi bahan dasar pembuatan eco brick, yaitu media yang dapat digunakan sebagai bahan kerajinan maupun produk fungsional lainnya. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengadakan edukasi dan praktik pembuatan eco brick kepada siswa SDN 3 Lancirang.

Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai jenis-jenis sampah, dampak pencemaran plastik terhadap lingkungan, serta pentingnya menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa diajak memahami bahwa sampah plastik tidak selalu harus dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan kembali menjadi produk yang bernilai dan bermanfaat.

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik langsung pembuatan eco brick menggunakan botol plastik bekas yang diisi padat dengan tutup botol plastik yang telah dikumpulkan sebelumnya. Mahasiswa KKN membimbing siswa pada setiap tahapan, mulai dari pemilahan tutup botol, proses pengisian ke dalam botol, hingga memastikan isian cukup padat agar menghasilkan eco brick yang kokoh.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik, saling bekerja sama dalam kelompok, serta aktif menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mahasiswa KKN. Selain memperoleh pengetahuan baru mengenai pengelolaan sampah plastik, siswa juga belajar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan melalui tindakan sederhana yang dapat dilakukan sejak dini.

Sebagai bentuk evaluasi kegiatan, mahasiswa KKN melakukan wawancara singkat kepada salah seorang peserta. Salah satu siswa kelas VI menyampaikan,

"Kegiatannya sangat seru karena kami belajar kalau tutup botol plastik yang biasanya dibuang ternyata bisa dimanfaatkan menjadi eco brick. Sekarang kami jadi lebih semangat mengumpulkan sampah plastik supaya lingkungan tetap bersih."

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN berharap siswa SDN 3 Lancirang semakin peduli terhadap lingkungan serta mampu menerapkan kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak usia dini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian lingkungan dan mampu menciptakan inovasi sederhana dari barang bekas yang ada di sekitar mereka. Penulis: Ariqah Syahla Anas

Bagikan:

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Logo

Desa Padangloang Alau

Kecamatan Dua Pitue

Kabupaten Sidenreng Rappang

Provinsi Sulawesi Selatan

© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia